Kemungkinan Buruk Jika Anda Memutuskan Gap Year

Kemungkinan Buruk Jika Anda Memutuskan Gap Year

Mengambil gap year dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Keputusan ini juga bisa menjadi tantangan dalam berbagai aspek. Anda bisa melakukan upaya baru apa pun dan mengidentifikasi tantangan yang akan Anda hadapi untuk mempersiapkan cara mengatasi konsekuensi yang akan dihadapi.

Berikut adalah beberapa kemungkinan jika Anda mengambil gap year.

Kehilangan Momentum

Anda mungkin sangat menikmati momen gap year atau jika Anda sudah mulai bekerja, pandangan Anda terhadap sekolah sudah berbeda bahkan bisa jadi Anda mengabaikan rencana Anda untuk melanjutkan sekolah.

Saat akan mempertimbangkan mengambil gap year, tetapkan batasan waktu dan mencoba untuk patuh terhadap ketetapan yang Anda buat sendiri. Menetapkan batas tanggal akhir akan membantu Anda merencanakan langkah selanjutnya.

Selain itu, hanya karena ini disebut gap year, bukan berarti Anda harus mengambil satu tahun penuh untuk beristirahat. Sebaliknya lihat pilihan Anda dan sesuaikan dengan batas waktu yang telah Anda tetapkan.

Anda mungkin melupakan hal-hal yang telah Anda pelajari sebelumnya di sekolah menengah atau materi untuk tes seleksi masuk perguruan tinggi. Otak juga seperti otot yang perlu dilatih. Jika Anda tidak menggunakannya untuk berpikir dalam mengerjakan soal matematika atau bahkan menulis, kemungkinannya Anda akan merasa kaku dan mengalami kesulitan untuk mengejar dari ketertinggalan jika Anda ingin melanjutkan berkuliah. Pertahankan keterampilan Anda dengan tetap berlatih soal atau mengikuti kursus online tes masuk perguruan tinggi.

Kehilangan Bantuan Konselor Sekolah

Saat Anda bertransisi dari sekolah menengah ke perguruan tinggi akan ada saatnya Anda tidak memiliki konselor untuk membantu Anda, kecuali jika Anda mengikuti program kesiapan masuk perguruan tinggi.

Tetap terhubung dengan student counselor di GoKampus dan ambil kesempatan instant approval dari universitas, institut, sekolah tinggi, hingga akademi ternama di Indonesia termasuk Universitas Surabaya (UBAYA).

Selama gap year, jika memang diri Anda berniat untuk tetap aktif mempersiapkan jenjang perkuliahan, hal yang perlu dipersiapkan berupa memantau batas akhir waktu pendaftaran, materi tes seleksi dan mempersiapkan dana kuliah. Jika memang ada hal yang belum mampu Anda persiapkan, berarti Anda harus bekerja ekstra keras agar tidak melewatkan kesempatan berharga tersebut.

Akan Ada Ketidakpastian

Gap year bisa menjadi momen menyenangkan, tapi juga bisa memberikan ketidakpastian yang menyedihkan. Bahkan walaupun Anda sudah merencanakannya dengan matang, akan tetap ada rintangan di tengah jalan.

Dalam hal ini kegigihan Anda untuk sukses akan mengarah pada perkembangan yang lebih besar. Anda mungkin pernah melihat dan mendengar kisah seseorang tentang gap year yang luar biasa menyenangkan, tetapi ingat kebanyakan orang terutama di media sosial hanya membagikan yang menyenangkan dan sangat jarang membagikan momen kesedihan.

Tetap Fokus dengan Tujuan

Bisa jadi gap year adalah keputusan yang tidak cocok untuk semua orang, tetapi jika Anda memutuskan untuk mengambil gap year, tetap fokus pada tujuan pendidikan Anda. Akan ada orang yang tidak setuju dengan keputusan Anda mengambil gap year, tetapi itu adalah keputusan yang benar dan Anda rasa tepat untuk diri Anda sendiri.

Tetap berpegang pada alasan Anda dan tulis rencana Anda. Jelaskan kepada mereka bahwa Anda telah memikirkan dengan matang keputusan yang Anda ambil dari semua aspek dan gap year adalah momen yang Anda jadikan untuk mengembangkan kemampuan diri Anda.

Anda mungkin akan menemukan kritik berat karena mengambil keputusan untuk gap year, tetapi ubah kritik tersebut menjadi sistem pendukung dan penyemangat diri Anda untuk terus berjalan maju. Atau daftar kuliah dengan instant approval sekarang di gokampus.com.