Memotong Kuku dan Rambut bagi Wanita Haid

Memotong Kuku dan Rambut bagi Wanita Haid

Asslaamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokaatuh. Bismillah wal hamdulillah wa syukru lillah li ni’matillah laa haula wa laa quwwata illa billah, wa ba’dah. Ikhwaniy fil-llahi rohimakumullah pada kesempatan ini kami akan memberikan satu materi tentang masalah memotong kuku dan memotong rambut bagi wanita haidh.

Memotong Kuku dan Rambut bagi Wanita Haidh

Saya dulu waktu masih kecil sering mendengar orang tua mengatakan seperti ini; “Orang sedang haid itu tidak boleh memotong kuku, tidak boleh memotong rambut. Kalau ada rambut jatuh itu harus disimpan dan nanti dimandikan bareng dengan mandi haid”. Ada lagi saya mendengar juga mereka para orang tua dulu mengatakan seperti ini; “Orang sedang nifas itu ga boleh memotong kuku juga tidak boleh menyisir rambut karena dikhawatirkan rambutnya jatuh”.

Tetapi setelah saya mesantren saya coba mencari tahu dan banyak membaca dalam pasal tentang haid dan nifas, kenyataannya saya tidak menemukannya. Lalu bagaimana dengan apa yang disampaikan orang tua tersebut? Saya tidak bisa menyalahkan dan juga tidak bisa membenarkan sebelum saya berhasil mencari jawabannya yang paling tepat atau paling tidak mendekati benar.

Bolehkah wanita haid memotong kuku atau rambut ?

Mengenai masalah boleh dan tidaknya mengenai perempuan yang sedang haid atau sedang nifas memotong kuku ini terdapat dua versi. Pertama ada yang mengatakan tidak ada larangan justru malah sebaiknya harus memotongnya karena itu adalah bagian dari kebersihan dan kebersihan itu disunnahkan. Yang kedua tidak diharamkan memotong kuku demikian juga dengan memotong rambut atau menyisirnya ketika wanita itu sedang datang bulan atau sedang nifas hanya saja harus dikumbah dengan niat membersihkannya dari hadats haid atau dari hadats jifas.

Adakah Keterangan Boleh dan Tidaknya Memotong Kuku atau Rambut bagi Wanita Haidh dan Nifas

Baik saudaraku semua para pembaca, Terkait dengan masalah tersebut yakni perempuan haidh dan nifas. Jadi mereka perempuan yang sedang nifas atau pun haid itu seyogyanya tidak diperkenankan memotong rambut atau menghilangkannya demikian juga memotong kuku sebelum mereka mandi besar yakni mandi dengan niat menghilangkan hadats haidh atau nifas. Demikian itu kami temukan dalam Kitab Ihyaa ‘Ulumiddin dan kitab fiqih seperti dalam Fathul Mu’iin dan syarahnya i’anah.

Demikian uraian singkat ini semoga manfaat.

Kunjungi : https://www.fiqih.co.id/